Fri. Dec 2nd, 2022

Bhabinkamtibmas Polsek Polsek Pasar kemis Polresta Tangerang Bripka Aji Solehudin dipercaya menjadi Pembina Upacara Bendera di SDN Pasar kemis III, Kecamatan Pasar kemis, Kabupaten Tangerqng, Senin (08/08/2022).

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama SDN Pasar kemis III’ dengan Polsek Pasar kemis Polresta Tangerang yang dihadiri oleh Kepala Sekolah Aan Tartika, S.Pd, M.Si dan para guru SDN Pasar kemis III’ serta siswa-siswi.

Bripka Aji Solehudin dalam amanatnya menyampaikan pesan-pesan dan imbauan kamtibmas kepada para siswa. Diantaranya menghindari kenakalan remaja, waspada dan jangan sampai terkena pengaruh buruk lingkungan, patuhilah orang tua dan guru, serta berhati-hati saat berangkat sekolah di jalan raya.

“Marilah sejak dini menghindari kenakalan remaja seperti membawa dan menggunakan senjata tajam, dan sebagainya akan ditindak tegas sesuai undang-undang, walaupun pelakunya adalah masih anak dibawah umur,” ungkapnya.

Diantara kiat terhindar dari kenakalan remaja adalah peran maksimal orang tua di rumah, orang tua berperan sebagai sebagai pembentuk karakter dan pola pikir dan kepribadian anak. Oleh karena itu, keluarga merupakan tempat dimana anak-anaknya pertama kali berkenalan dengan nilai dan norma.

Walaupun di dalam keluarga tidak terdapat rumusan kurikulum dan program resmi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, akan tetapi sifat pembelajaran di dalam keluarga sangat potensial dan mendasar.

Perhatian juga diberikan orang tua agar anaknya mendapatkan prestasi di sekolahnya dan kelak dapat tercapai cita-cita anaknya selain itu anaknya agar mampu menjadi pribadi yang mandiri. Bimbingan dan perhatian dari orang tua sangat diperlukan oleh anaknya dalam proses pencapaian prestasi belajarnya.

Jadi dengan kata lain, perhatian orang tua merupakan faktor utama dalam membimbing, mengarahkan, dan mendidik anaknya di kalangan keluarga sehingga anaknya menjadi generasi penerus yang lebih baik.

Perhatian dan teladan orang tua akan dicontoh anak-anaknya dalam pembentukan karakter anaknya. Orang tua sebagai pengasuh dan bertanggung jawab penuh kepada anaknya baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah.

Adapun beberapa bentuk pengawasan orang tua terhadap anaknya, seperti selalu berkomunikasi kepada anak, agar tahu perkembangan anak, dan anak pun tidak sungkan mau bercerita kepada Orang Tua apa yang terjadi dilingkungan sekolahnya, teman-temannya, dengan begitu orang tua bisa memberikan masukan, motivasi, nasihat yang berguna kepada anak.

Orang tua sedapat mungkin harus melakukan pendekatan terhadap anak-anaknya. Sehingga tidak ada jarak antara orang tua dengan anak, sekaligus pada kesempatan tersebut orang tua bisa menyisipkan bagaimana dampak negatif.

Selanjutnya peran guru di sekolah juga cukup manjur untuk memberikan arahan pemikiran bagi anak didik agar tidak melakukan penyimpangan seksualitas.

Juga dengan memperkuat ilmu agama di kalangan anak didik sehingga mereka benar-benar memahami bahwa penyimpangan yang dilakukan menjadi sebuah kejahatan atau dosa.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *