Wed. Jul 28th, 2021

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan kegiatan pengecekan ke wilayah lingkungan Rukun Tetangga (RT) yang berstatus zona merah di RW 06, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu (14/7/2021).

Wahyu didampingi pejabat utama Polresta Tangerang Polda Banten, Kapolsek Pasar Kemis Kompol Rifky Seftirian Yusuf, Danramil 11 Pasar Kemis Kapten Kav Sjahrul Ashari, dan Camat Pasar Kemis Chaidir. Juga turut hadir tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda setempat.

“Kami melaksanakan peninjauan dan inventarisasi jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19. Hasil verifikasi di RW 06, dari 9 RT ada 5 RT kategori zona merah,” kata Wahyu.

Dikatakan Wahyu, dari hasil peninjauan diketahui sebagian masyarakat di wilayah RT dengan status zona merah itu tidak atau belum mengetahui siapa saja warga yang terpapar Covid-19. Oleh karena itu, Wahyu menyarankan agar dipasang semacam tanda di rumah warga yang terpapar Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Namun Wahyu mewanti-wanti agar tidak ada intimidasi atau pengucilan. Bila hal itu terjadi, kata Wahyu, petugas akan melakukan tindakan tegas.

“Yang kedua identifikasi yang terpapar agar bisa fokus memberikan bantuan sosial,” terang Wahyu.

Wahyu juga meminta Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa untuk melakukan pendataan di wilayah RT dengan status zona merah agar segera diajukan untuk mendapatkan vaksinasi. Hal itu, lanjut Wahyu, sebagai upaya pencegahan mengingat komposisi penduduk di wilayah RT dengan status zona merah itu cukup padat.

“Dan ini sebagai wujud keseriusan dengan mengecek situasi lapangan. Ternyata penduduk padat dan menjadi konsen kami untuk segera berupaya yang tadinya zona merah menjadi zona hijau,” tuturnya.

Dikatakan Wahyu, untuk mengubah status dari zona merah ke zona hijau, butuh kolaborasi semua elemen melalui kebijakan PPKM Darurat ini. Wahyu berharap, dengan adanya PPKM Darurat, angka positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang bisa menurun.

“Harus bahu-membahu 3 Pilar kamtibmas plus tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, dan elemen masyarakat lainnya berkolaborasi menurunkan angka positif Covid-19,” ucapnya.

Terakhir, Wahyu mengimbau masyarakat untuk melaksanakan takbiran pada malam Idul Adha di rumah masing-masing. Demak juga dengan pelaksanaan Salat Ied yang diimbau dilaksanakan di rumah masing-masing. Sedangkan untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban, dilaksanakan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Mari terus bersama-sama mewujudkan masyarakat yang disiplin 6M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mengikuti kegiatan. Semoga dapat menurunkan angka positif Covid-19,” pungkasnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *