Wed. Jul 28th, 2021

Jajaran Unit Reskrim Polsek Mauk Polresta Tangerang Polda Banten meringkus pasangan suami-istri (pasutri) yang diduga pelaku penjambretan telepon genggam yang terjadi di depan sebuah warteg di Kampung Buaran Armaya, Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (11/7/2021).

Tersangka pria yakni sang suami berinisial AR berusia 26 tahun, beralamat di Kampung Buaran Armaya, Desa Buaran Armaya, Kecamatan Mauk. Sedangkan tersangka wanita (istri) berinisial SBH berusia 28 tahun, beralamat di Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

“Sedangkan korban adalah seorang pelajar, berjenis kelamin perempuan berinisial ANA berusia 16 tahun Kampung Buaran Armaya, Desa Buaran Armaya, Kecamatan Mauk” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Senin (12/7/2021).

Wahyu kemudian menerangkan kronologis peristiwa itu. Kata Wahyu, kejadian berawal saat korban hendak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Di perjalanan, korban mampir ke sebuah warteg untuk membeli makanan. Karena merasa tidak akan lama di warteg, korban menaruh telepon genggam miliknya di dashboard motor.

“Saat memesan makan, korban beberapa kali korban memalingkan pandangannya ke kendaraan itu untuk memastikan ponsel dan motornya aman,” terang Wahyu.

Beberapa saat kemudian, korban memergoki seorang wanita yakni tersangka SBH sedang mengambil ponselnya di dashboard motor. Korban kemudian langsung meneriaki tersangka sambil mengejar.

“Korban juga berhasil menarik kerudung yang dikenakan tersangka SBH dan pada saat itu tersangka SBH membanting ponsel korban,” ujar Wahyu.

Korban lalu melepaskan pegangan dari kerudung tersangka SBH untuk mengambil ponselnya. Sementara, tersangka SBH langsung berusaha melarikan diri dengan sepeda motor yang sudah disiapkan suaminya yakni tersangka AR.

“Namun usaha kedua tersangka untuk melarikan diri digagalkan oleh warga yang menghadang. Sehingga kedua tersangka dapat diamankan,” tutur Wahyu.

Tidak berselang lama, Unit Reskrim Polsek Mauk Polresta Tangerang yang sedang melaksanakan patroli Kring Serse melintas di lokasi kemudian langsung mengamanatkan kedua tersangka. Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku sudah 20 kali melakukan aksi pencurian ponsel di berbagai tempat.

Untuk kepentingan penyelidikan, kedua tersangka digelandang ke Polsek Mauk Polresta Tangerang. Kedua tersangka dijerat Pasal 362 dan/atau Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *